Menghadapi Krisis Ekonomi Global

Kasmiri women.jpg

Tahun 1997/98, krisis ekonomi yang belum hilang bekas di benak kita. Terulang kembali kini akhir 2008. Krisis ekonomi kali ini bersifat global yang mempengaruhi negara di dunia akibat krisis yang dialami negara adidaya Amerika Serikat.
Terutama tujuan export banyak negara di dunia adalah kepada Amerika. Ketika Amerika mengalami krisis finansial, maka daya beli menjadi menurun menyebabkan banyak negara yang bergantung keapda Amerika menjadi kesulitan mendapatkan devisa negaranya.
Negara Indonesia adalah negara yang besar. Begitu juga China. Tetapi kenapa China lebih tahan dalam menghadapi krisis global ini?

Alternatif Penyelamatan Diri Sendiri

Beberapa saat yang lalu saya mengikuti semacam seminar. Judulnya kira-kira seperti ini : “Wealth Management”. Dalam benak saya terlintas “menejemen harta”.

Sekarang kita tahu, siapa sih yang memiliki harta “banyak”?

Apakah mereka yang memiliki harta yang banyak akan SEGERA menyelamatkan harta mereka sendiri?

Bagaimana dengan yang tidak memiliki harta “banyak” ? bahkan tidak sama sekali

silahkan kita jawab sendiri dengan hati nurani kita.

Seminar yang saya ikuti itu mengutarakan mengenai bagaimana cara kita menyelamatkan kekayaan kita dengan jalan investasi. Artinya daripada kekayaan yang kita miliki hanya parkir di tabungan, maka kekayaan itu tidak produktif dan relatif tidak aman karena andaikata tidak berkurang, tapi nilainya bisa saja menurun. Katakanlah Nilai rupiah yang menurun dibanding dollar dan lainnya. Mau simpan dollar pun bisa saja naik turun.

Agar kekayaan kita itu bisa relatif aman dan produktif perlu di drop sebagian untuk investasi yang aman.
Banyak pilihan alternatif seperti Jenis Asuransi tertentu, Properti, Menyimpan emas, Jenis Investasi Berjangga, bermain Forex dan bermain Saham.
Menurut para ahli di sana, itu adalah pilihan yang tepat untuk melaksanakan “wealth management”
Hmmm … mungkin saja itu sangat benar sekali…๐Ÿ˜

Hanya Saja kalau untuk saya pribadi, ada satu kata untuk menghadapi krisis ekonomi global
“BERJUANG !!
karena saya masih teguh dengan menjalani sektor rill. Sampai dimana kita akan bertahan ? Who knows…

Konsep Dramatis

Saya ingin mencoba mengungkapkan beberapa hal, andaikata :

Semua masyarakat di negara kita yang besar ini bersatu menghadapi krisis ekonomi global ini.

Perusahaan yang akan bangkrut segera dibantu oleh perusahaan yang lebih kuat dan mendapat perhatian dari pemerintah. Apalagi kalau perusahaan tersebut mempunyai tenaga kerja yang banyak. Jangan sampai melaksanakan PHK karyawan. Mungkin saja dilakukan take-over oleh owner lain. Memang banyak resiko yang akan dihadapi.

Jika mental karyawan perusahaan berusaha keras membantu perusahaan dimana tempat mereka bekerja “selama ini”. Jangan malahan berfikir untuk siap-siap “cabut” dari perusahaan tersebut. Begitu juga para owner perusahaan segera ikut berjuang untuk menyelamatkan perusahaan dan karyawan.

Orang-orang yang memiliki kekayaan yang lebih, minimal tidak menambah koleksi dollar di bawah bantal mereka atau jenis mata uang lain yang akan menambah keterpurukan nilai rupiah kita. Belajar untuk menambah rasa patriotisme diri sendiri.

Jika begitu pemerintah bisa lebih selektif dan berani untuk mencairkan dana-dana kredit kepada masyarakat supaya bisa bertahan menghadapi krisis ini. Hal ini dapat menaikkan kembali gairah pasar di negara kita ini.

Dan masih banyak lagi trik-trik dramatis untuk menghadapi krisis global ini. Tidak semua mau menanggung resiko.

Yang pasti di 2009 ini bulatkan tekat kita untuk bekerja keras di sektor Rill dan berprilaku lebih produktif.

Pelaku Ekspor ke luar negeri segera mencari alternatif target ekspor. Jangan hanya bergantung kepada satu negara atau bahkan hanya bergantung pada “calo” yang sebenarnya mereka yang merampok hasil ekspor kita.

Silahkan saja melaksanakan “wealth managament”. Hal itu memang perlu. Tetapi jangan terlalu egois.

Mudah-mudahan kita bisa lebih pintar untuk menghadapai ini bersama. Mungkin saja kita bisa belajar dari negara lain yang tidak amat terpengaruh akan krisis global ini.

Oh ya, kenapa saya memilih gambar wanita di atas. Karena itu seperti foto seorang wanita pejuang di negara-negara islam daerah dekat arab termasuk iraq dan pakistan. Di indonesia mungkin pernah ada, Cut Nyak Dien misalnya. Mungkin saja foto diatas tidak ada hubungannya dengan tema kita ini๐Ÿ™‚

3 thoughts on “Menghadapi Krisis Ekonomi Global

  1. tR says:

    artikel yang bagus….
    Berjuang!!! setuju dengan satu’ kata sakti’ ini….
    yang kita perlukan saat ini adalah loyalitas, untuk diri sendiri, keluarga, dan masyarakat….
    biarkan saja orang kaya bertambah kaya… yang penting kita bisa meminimalkan dampak krisis pada diri sendiri…tidak banyak melirik ‘tetangga’ yang rumputnya lebih hijau, toh kita bisa memupuk rumput kita sendiri dan memeliharanya dengan baik….minimal tidak ‘mati’….
    terus BERJUANG ya lil’bro!!! spare your spirit to every one you LOVE….
    _tR_

  2. Heru Bainuddin says:

    mantaap….jadi semangat lagi..
    yang penting yakin rezeki kita tidak diatur oleh yang namanya ‘krisis global’, sebab yang “Mengatur” tidak bakalan terpengaruh sedikitpun oleh si ‘krisis global’ tadi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s